"Allah telah memerintahkan orang-orang yang bersengketa agar rekonsiliasi secara adil karena mereka bersaudara dalam iman," tegas Ikatan Ulama Dunia.
Sekjen Ikatan Ulama Dunia Ali Muhiuddin Al-Qurra
Enam bulan setelah krisis Qatar mengemuka, Ikatan Ulama Dunia menyerukan pada hari Senin 4 Desember kepada para pemimpin negara Teluk agar "memikul tanggungjawab dihadapan Allah dan rakyat mereka demi melakukan rekonsiliasi dan mengakhiri perselisihan diantara mereka."
Pernyataan Ikatan Ulama Dunia disampaikan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Badan Kerjasama Negara Teluk (GCC) pada tanggal 5-6 Desember di Kuwait.
Pada bulan Juni 2017, Arab Saudi, Uni Arab Emirat dan Bahrain memutuskan hubungan dengan Qatar dan mengisolasi Qatar dengan blokade darat dan udara setelah menuduh Qatar mendukung terorisme. Qatar telah membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa isolasi negara merupakan pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan negaranya.
Sumber: http://www.yenisafak.com/en/news/international-muslim-scholars-urge-gulf-reconciliation-2869838
Sekjen Ikatan Ulama Dunia Ali Muhiuddin Al-Qurra
Enam bulan setelah krisis Qatar mengemuka, Ikatan Ulama Dunia menyerukan pada hari Senin 4 Desember kepada para pemimpin negara Teluk agar "memikul tanggungjawab dihadapan Allah dan rakyat mereka demi melakukan rekonsiliasi dan mengakhiri perselisihan diantara mereka."
Pernyataan Ikatan Ulama Dunia disampaikan menjelang Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Badan Kerjasama Negara Teluk (GCC) pada tanggal 5-6 Desember di Kuwait.
Pada bulan Juni 2017, Arab Saudi, Uni Arab Emirat dan Bahrain memutuskan hubungan dengan Qatar dan mengisolasi Qatar dengan blokade darat dan udara setelah menuduh Qatar mendukung terorisme. Qatar telah membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa isolasi negara merupakan pelanggaran hukum internasional dan kedaulatan negaranya.
Sumber: http://www.yenisafak.com/en/news/international-muslim-scholars-urge-gulf-reconciliation-2869838
No comments:
Post a Comment