Tuesday, December 5, 2017

AS dan PKK Bancaan Minyak Suriah

Minyak Suriah yang dijual melalui jalur pipa yang dikendalikan aliansi Amerika Serikat dan PYD/PKK (partai buruh/komunis Kurdi) dijual dengan harga diskon 60% dan menghasilkan keuntungan sedikitnya 500 juta dolar Amerika dari semenjak beroperasi.

File photo

Amerika Serikat bekerja sama dengan kelompok kurdi PYD/PKK merampok minyak Suriah dengan cara mengalirkannya melalui jalur pipa minyak tersembunyi dari Suriah ke Iraq menuju pangkalan penjualan minyak di Kirkuk (Iraq) sebelum kemudian dijual ke pasar Barat (seolah-olah minyak produksi Iraq).

Minyak Suriah yang diselundupkan ke Iraq dipompa dari pusat pompa minyak Suweidiyeh keempat, menghasilkan 17.000 barrel minyak sehari dan menghasilkan pendapatan terjamin 10 juta dolar Amerika per bulan, yang untungnya dibagi antara Amerika Serikat dan kelompok Kurdi.

Sumber: http://www.yenisafak.com/en/news/us-pkk-loot-syrian-oil-share-spoils-2869874 

Liga Arab: Pembunuhan Mantan Presiden Yaman oleh Pemberontak Houthi Ber-resiko "Ledakkan" Yaman

Liga Arab: Pembunuhan Mantan Presiden Yaman oleh Pemberontak Houthi Ber-resiko "Ledakkan" Yaman

Houthis take security measures as they build up checkpoints at Former Yemeni President Ali Abdullah Saleh's residential building in Hadda neighborhood of Sanaa, Yemen on December 04, 2017. Former Yemeni President Ali Abdullah Saleh was killed on Monday by Houthi militiamen.

Pada hari Selasa, 5 Desember, Liga Arab mengecam eksekusi mati mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh oleh milisi pemberontak Houthi. Liga Arab menegaskan bahwa kematian Saleh dapat menyebabkan "ledakan" situasi keamanan kawasan negara Teluk.  Sekjen Liga Arab juga menyerukan dunia agar mengecam Houthi dan menetapkannya sebagai organisasi teroris.

"Segala upaya harus dilakukan untuk menghapus "mimpi buruk" ini dari rakyat Yaman" sambung Liga Arab, menyindir milisi Houthi.

Sumber: http://www.yenisafak.com/en/world/arab-league-says-death-of-saleh-risks-explosion-in-yemen-2869877

Erdogan: Permasalahan Yerusalem Dapat Mengarah Kepada Pemutusan Hubungan Diplomatik Turki-Israel

President Recep Tayyip Erdoğan

Berbicara dalam pertemuan anggota legislatif Partai AK pada hari Selasa di Ankara, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan keprihatinannya terhadap rencana Donald Trump memindahkan kedutaan besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem sebagai bentuk pengakuan klaim Israel atas kota Yerusalem terjajah.

"Mr. Trump, Yerusalem itu garis merah bagi Muslim. Disaat luka-luka Palestina masih mengalir darah dan serangan-serangan Israel terhadap mereka masih terus berlangsung, pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel tidak hanya melanggar kesepakatan internasional tapi juga pelanggaran moral," kata Erdogan.

"Kita akan mengikuti perkembangan masalah ini dengan seksama dan bisajadi mengarah kepada Ankara memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel," tambahnya.

Yerusalem kota suci bagi tiga agama dunia: Islam, Kristen dan Yahudi, Kristen. Masjid Al-Aqsa (tempat suci ketiga umat Islam) terletak di kota Yerusalem. Begitu juga Gereka Makam Suci yang diyakini umat Kristen sebagai tempat Yesus meninggal disalib dan kemudian dibangkitkan.

Sumber: http://www.yenisafak.com/en/news/erdogan-jerusalem-issue-could-lead-to-ankara-cutting-diplomatic-ties-with-israel-2869878

Keretakan Hubungan Dengan Qatar Akan Menjadi Fokus KTT Negara Teluk di Kuwait



Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke 38 para pemimpin negara-negara yang bergabung dalam Badan Kerjasama Negara Teluk (GCC) akan dilaksanakan di Kuwait pada 5 - 6 Desember 2017, ditengah keretakan hubungan diantara negara-negara anggota.

Keretakan hubungan antara Arab Saudi, UAE dan Bahrain di satu kubu dan Qatar di kubu lain sempat menimbulkan kebimbangan apakah KTT akan tetap dilaksanakan. Krisis dua kubu ini muncul sejak Juni lalu saat kubu Arab Saudi, UAE dan Bahrain menuntut Qatar agar mengikuti alur politik luar negeri mereka tapi tidak dituruti oleh Qatar sehingga Qatar diboikot dan diblokade.

Menteri luar negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani telah menghadiri pertemuan para menlu negara Teluk pada hari Senin dan menyatakan bahwa Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad al-Thani  akan menghadiri KTT.

Loyalis Ali Abdullah Saleh di Marib Bergabung Pasukan Resmi Pemerintah Yaman

Pasca Ali Abdullah Saleh dibunuh pemberontak Houthi hari Senin, 4 Desember, suku Ibb menuntut balas dan menyerukan para loyalis Saleh bergabung brigade pasukan resmi pemerintah Yaman. Pasukan komando Taiz dan Partai Rakyat Umum (partai Saleh) menyerukan pembelotan dari aliansi pemberontak Houthi sebagaimana yang terjadi di ibukota Sana'a.

Pada waktu yang sama, pasukan koali Arab dibawah pimpinan Arab Saudi terus menggempur ibukota Sana'a. Dilaporkan, milisi Houthi telah menguasai kembali Sana'a dan terus memburu loyalis Saleh. Sedikitnya 200 anggota Partai Rakyat Umum dibantai oleh Houthi. Houthi telah memberlakukan jam malam dan menempatkan para penembak jitu di sudut-sudut ibukota.



Sumber: https://english.alarabiya.net/en/News/gulf/2017/12/05/Large-number-of-Saleh-loyalists-join-Yemen-s-legitimate-forces-in-Marib.html

Monday, December 4, 2017

Turki Menuntut Solidaritas Penuh NATO

Wakil tetap Turki di Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) menyatakan Turki sedang menghadapi berbagai ancaman teror.

The permanent representative of Turkey to NATO, Fatih Ceylan
Wakil tetap Turki di NATO, Fatih Ceylan

Turki menuntut solidaritas penuh NATO dalam menghadapai berbagai ancaman terorisme. Hal ini disampaikan oleh wakil tetap Turki di NATO, Fatih Ceylan, di Brussels sebelum pertemuan tingkat tinggi para menteri luar negeri negara-negara anggota NATO. Ceylan menyatakan bahwa Turki sedang menghadapi ancaman teror kelompok Daesh, PKK, DHKP-C, dan FETO. Turki mengharapkan solidaritas, kebersamaan dan kesatuan langkah penuh NATO bersama Turki.

Sumber: http://www.yenisafak.com/en/news/turkey-demands-full-solidarity-from-its-nato-allies-2869775

Mantan Presiden Yaman Dibunuh oleh Pemberontak Houthi

Mantan presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dibunuh oleh pemberontak Houthi saat mobilnya dicegat di pinggiran ibukota Sana'a dalam perjalanan menuju rumahnya di kecamatan Sinhan, sebelah selatan ibukota. Iring-iringan mobil Saleh dihentikan oleh milisi Houthi pada jarak 40 kilometer sebelah selatan ibukota Sana'a sebelum Saleh dibawa ke tempat tersembunyi dan dieksekusi oleh regu tembak milisi Houthi.

  Ex-Yemen president shot dead by Houthis near Sanaa

Ali Abdullah Saleh sebelumnya merupakan sekutu pemberontak Houthi sejak tahun 2014 melawan pemerintah Yaman yang sah. Beberapa minggu terakhir ia dan kelompoknya mencoba membelot ke kubu pemerintah sehingga terjadilah pertempuran di jalanan ibukota Sana'a.